TV Online Software

TV Online Software
Silahkan Download Disini

Sejarah Marga Tarigan Gersang

Selasa, 27 April 2010.

Marga Tarigan adalah orang yang di kenal begitu tangguh, tegas & adil, Namun dalam sejarah orang batak marga tarigan juga dikenal dengan percakap longgar & penaki- naki. Why....?

Karena dari jaman dahulu tarigan itu adalah orang yang tidak pernah peduli dengan janjinya, bahkan dia mau mengatakan apasaja yang mau ia katakan walaupun semua yang ia ucapkan itu tidak benar. Disamping itu juga tarigan itu dikenal dengan Play Boy-nya, dari setiap godaan yang ia keluarkan ditambah lagi ketempanannya membuat semua cewe-cewe kecantol & nempel, bahkan hal itu masih ada sampai sekarang, Tapi......Sudah tidak semua marga tarigan seperti itu buktinya Okto orangnya baik ko...Setia lagii..! hehehehhehe

Awalnya nini (nenekj moyang) marga tarigan Gersang lahir dari sebuah keluarga yang sangat sederhana. Karena begitu susah mencari makanan, orangtuanya sering meninggalkan dia di bawah sebuah pohon yang disebut dalam bahasa Karo adalah Poho MBETONG, tapi saat itu setiap kali si Ibu datang mau memberi minum ( menyusui) anaknya selalu ada mendahuluinya seekor Rusa (BELKIH) yang menyusui anak tersebut , hingga anak tersebut tumbuh besar & dewasa, itu jugalah alasannya sehingga marga Tarigan Gersang tidak boleh memakan daging Rusa ( Belkih).

Setelah anak itu tumbuh besar dia pergi merantau, karena begitu luas daerah yang ia jalani sampai ia mempunyai 16 orang isteri yang berasal dari berbagai etnis. Suatu hari dia pergi merantau ke tanah Simalungun, karena kepintaran dan kekuatanya akhirnya seorang Raja marga Sinaga mengaguminya sampai akhirnya Raja tersbut menikahkan dia dengan Putrinya.! Marga tarigan ( Girsang) ini mempunyai kegemaran berburu sehingga dia disebut juga dengan julukan PARULTOP.
Tapi suatu hari tibalah saatnya pembagian tanah di desa tersebut, namu dia tidak menerima bagian yang di berikan oleh raja tersebut. Tolakanya bukan berarti dia tidak butuh bagian tersebut tapi karena kelicikanya dan ia mempunyai tujuan tertentu. Saat itu dia hanya meminta bagian tempat menanam Labu, dengan perjanjia setiap tanah yang di jalari oleh labunya itu menjadi tanah miliknya.... Karena kepolosan masyarakat & Raja tersebut & beranggapan bahwa labu tersebut tidak akan bisa menjalar luas akhirnya mereka menyetujui perjanjian itu. Setelah itu diapun menanam Labu tersebut, setiap akar dari labu tersebut dia beri pupuk, sehingga labu tersebut tumbuh subur dan meluas bahkan tanah di desa tersebut sudah menjadi miliknya. Akhirnya Raja pun mengambil keputusan untuk membagi ulang tanah tersebut, si Raja juga sangat benci kepadanya sehingga sampai saat ini marga Tarigan Gersang jarang yang serasi menikahi bru perangin2 - angin...Dia mempunyai 3 orang anak, namun untuk membesarkan anak tersebut dia harus menyembunyikannya di tempat yang aman karena raja akan membunuh anak tersebut karena raja beranggapan bahwa jika anak tersebut lahir akan mempunyai sifat yang sama dengan ayahnya (penipu). Seperti kejadian di saat kelahiran anak pertamanya dia harus membohongi raja dengan menyembelih se-ekor anjing dan menunjukkan darah anjing itukepada raja bahwa dia telah membunuh anak tersebut. Setelah anak2nya besar anak tersebut pergi merantau, ada yang ke tanah karo, dairi & simalungun. Sehingga marga Tarigan Gersang terbagi2, Kalau di tanah karo (Tarigan Gersang), Dairi (Gersang), Simalungun (Girsang).

Nini yang pergi ke tanah karo tersebut juga adalah playboy dan kegemarannya adalah berburu. Suatu saat dia pergi berburu ke sebuah hutan dan dia membawa banyak anjik pemburu binatang. Di hutan tersebut dia menemukan 2 (dua) jenis jamur, yaitu satu yang berwarna putih dan satu lagu berwarna Merah. Awalnya dia tidak mengetahui jamur itu mempunyai keajaiban, saat itu anjingnya menyentuh jamur yang berwarna merah dan setiap anjing yang menyentuh jamur yang berwarna merah anjing tersebut akan pingsan dan setiap anjing yang tersentuh oleh jamur merah maka anjing tersebut akan sadar kembali. Dari situlah dia mengetahui bahwa jamur tersebut mempunyai fungsi yaitu satu sebagai racub dan satu lagi sebagai obat. sejak saat itu dia juga menjalani banyak daerah sehingga dia di beri julukan Pagar Dawan. Nama pagar Dawan sampai saat ini juga sudah menjadi rurun marga Tarigan Gersang.
Saat itu dia di nikahkan oleh marga ginting yaitu tepatnya daerah juhar, namun daerahnya saya kurang tau jelas, dia dinikahkan juga karena kepintarannya menyembuhkan segala penyakit di daerah itu. Dan dia mempunyai 1satu orang anak salah satunya adalah yang di sebut NINI PENAWAR dan anak tersebut mempunyai keahlian yaitu pintar mengobati seperti orangtuanya. Keturunan dari NINI PENAWAR ini adalah Tarigan SIMPANG PAYONG.

Mungkin Hanya demikian yang dapat saya berikan sejarah dari marga Tarigan Gersang ini, Mungkin tulisan & Sejarah ini masih banyak kekurang lengkapan dan kesalahan sebelumnya saya minta maaf. Untuk kesempurnaan dari tulisan & isi mengenai sejarah marga kita ini saya tunggu kritik, Saran, Dan masukan dari anda semua khususnya para orang tua kami, karena saya juga belum paham betul mengenai sejarah marga kita ini . Tapi sebagai Purta Karo, Tarigan Khususnya saya mempunyai keinginan agar melalui sejarah yang tertulis di BLOG saya ini semua adik-adik , teman-teman yang belum mengetahuinya agar lebih tau lagi minimal sedikit tentang marganya..! Dengan ini saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada anda semua

Anda dapat mengirimkan Kritik , saran & masukan anda ke alamat E-mail saya : oktabrema@yahoo.co.id
Hormat saya : Oktavianto tarigan




4 Comentários:

ecen Tarigan mengatakan...

Mantap senina..
aku tarigan girsang dai kang..
perlu ku eteh sibagenda rupana gelah pagi lit anak kempuku lit 1 turin2 siderek namabh pemetehna terlbih kerna turin2 merga ninina emekap mergana kepe ! :)

bagi kutandai kam kuakak bang..
ja nge dia kita pernah jumpa ??
kam ja saja pernah tading bg ??

Oktavianto tarigan mengatakan...

aku kutaku tigalingga nari senina... kam ja nari kin asalta..??

aku pernah tadi i padang bulan medan, tepatna psar 1..

Lia br Tarigan Girsang mengatakan...

gundari ja kam tading bang?
mntap. jadi sada pemeteh man kami agindu
aku gundari tading i padang bulan
orangtua tading i berastagi

Anonim mengatakan...

Mantap kel Blog e

nggo teh ku sitik sitik
sejarah tarigan

BUJUR yach

Poskan Komentar

 
ULA LUPA KUTA KEMULIHENTA © Copyright 2010 | Design By Gothic Darkness |